- Blogger Peduli
- 5 September 2009
- 9 komentar
Sabtu, 05/09/2009
Hingga hari ini, Sabtu, 5 September 2009 pukul 18.00 WIB, Pusdalops BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 69 orang, dengan rincian: Kab. Cianjur (26), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (4), Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (15), Kab. Bandung Barat ⟶
- Blogger Peduli
- 4 September 2009
- 5 komentar
Berikut adalah data-data 14 kecamatan di Cianjur yang mengalami
kerusakan akibat gempa, Rabu (2/9/2009):
1. Kecamatan Cibinong Desa Cingkakareng dengan total 15 orang
meninggal dunia, 3 luka berat dan 42 masih dalam pencarian. Sedangkan
11 rumah tertimbun, 10 rumah rusak ringan, 1 kampung terisolasi yaitu
Kampung Babakan Caringin RT 4 Rw 01. Saat ini di ⟶
- Blogger Peduli
- 7 April 2009
- 16 komentar
Bencana telah terjadi, korban berjatuhanpun tak dapat di hindari. Mulai dari kerugian secara materil maupun secara mental harus kehilangan orang-orang yang dikasihi, kehilangan segala kenyamanan yang selama ini terasa indah. Tawa dan canda yang biasa terdengar berganti isak tangis dan jeritan tertahan karena harus menghadapi bencana yang sangat tak terduga.
Siapa ⟶
seragam sekolahSitu Gintung
- Blogger Peduli
- 3 April 2009
- 4 komentar
Hari ini jumat 3 april 2009, seminggu setelah bencana situ gintung, beberapa teman blogger peduli yang dikoordinasi oleh bung edy caplang sebagai korlap blogger peduli untuk bencana situ gintung telah melakukan survey pada lokasi bencana.
banjirBantenBencanaSitu GintungTangerang SelatanTsunami Kecil
- Blogger Peduli
- 12 February 2009
- 11 komentar
Hampir semua penduduk pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara saat ini masih mengungsi setelah tejadi gempa 7,4 SR semalam(12/2). Kepala Biro Pemberdayaan dan Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud, Dra. O Rompa menuturkan hal tersebut siang ini . Ia juga menuturkan kebutuhan yang dibutuhkan pengungsi saat ini ⟶
- Blogger Peduli
- 10 February 2009
- 3 komentar
Semarang - Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Kota Semarang melaporkan sekitar 20.000 rumah warga Kota Semarang terendam banjir hingga Senin (9/2).
Kepala Satkorlak PBA Kota Semarang Prasetijo, di Semarang, Senin, mengatakan banjir yang menggenangi Kota Semarang semakin meluas seiring dengan kondisi hujan yang terus mengguyur Kota Semarang.
Ia mengatakan, genangan air memang ⟶
banjirBencanaReportSatkorlaksemarang
- Blogger Peduli
- 9 February 2009
- 3 komentar
Karena baru kembali dari Yogyakarta dan tinggal disana selama 3 hari, saya tidak mengalami sendiri hujan besar yang melanda Semarang 2 hari-an ini. Kata tetangga kemarin hujan hampir tidak pernah berhenti selama 20 jam dan mengakibatkan banjir.
Ini beberapa laporan dari teman-temen Loenpia, yang tabah ya teman.
Wedhuz :
laporan mata…
semarang indah ⟶
- Blogger Peduli
- 8 February 2009
- 6 komentar
Banjir saat ini merendam sejumlah wilayah di Semarang, Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai satu meter. Minggu (8/2) pagi ini, Kepala Kantor SAR Nasional Semarang, Riyadi mengatakan, banjir terjadi hampir merata di wilayah Semarang.
Sejumlah wilayah yang terendam air dengan ketinggian mencapai 1-1,5 meter antara lain di Mangkang, Rambutan, Purinjasmoro, Jalan Supriadi, ⟶
banjirBencananomor kontak daruratsemarang
- Blogger Peduli
- 3 February 2009
- 5 komentar
Nasib malang dirasakan warga yang tinggal di bantaran Bengawan Solo. Sudah sepekan ini warga di tepain sungai yang paling panjang di Jawa ini hidup dengan genangan banjir. Namun, banyak warga memilih bertahan di rumah.
Banjir akibat melubernya Bengawan Solo kian meluas. Di Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, air masih menggenangi permukiman ⟶
banjirBencana
- Blogger Peduli
- 1 February 2009
- 4 komentar
DetikNews - 9 Orang tewas akibat banjir disertai longsor di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Saat ini air sudah mulai surut dan situasi berangsur-angsur pulih kembali.
“Dampak banjir longsor minggu ini atau 2 hari, Jateng wafat 7 orang (1 Sragen dan 6 Karanganyar), Madiun (Jatim) 1 orang, Malino, (Sulsel) ⟶
banjirBencanaKorban