BNPB: Korban meninggal akibat gempa menjadi 69 orang

Sabtu, 05/09/2009
Hingga hari ini, Sabtu, 5 September 2009 pukul 18.00 WIB, Pusdalops BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 69 orang, dengan rincian: Kab. Cianjur (26), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (4), Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (15), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab. Ciamis (6). Di Kab. Cianjur, 34 orang masih dinyatakan hilang.

Sumber: BNPB via mediacenter

Gempa Tasikmalaya : Data Kerusakan Di Cianjur

Berikut adalah data-data 14 kecamatan di Cianjur yang mengalami
kerusakan akibat gempa, Rabu (2/9/2009):

1. Kecamatan Cibinong Desa Cingkakareng dengan total 15 orang
meninggal dunia, 3 luka berat dan 42 masih dalam pencarian. Sedangkan
11 rumah tertimbun, 10 rumah rusak ringan, 1 kampung terisolasi yaitu
Kampung Babakan Caringin RT 4 Rw 01. Saat ini di desa Cingkakareng ada
2.000 orang pengungsi yang ditampung di 7 titik. Sedangkan 4.787
pengungsi Desa Pamoyanan ditampung di 22 titik.

2. Kecamatan Cikadu, kantor kecamatan roboh.

3. Kecamatan Pagelaran, satu orang meninggal dunia dan 1 rumah roboh.

4. Kecamatan Sindangbarang, menara Masjid Agung Sindangbarang roboh
dan 5.000 orang dievakuasi ke Kecamatan Pasir Karet.

5. Kecamatan Sukanagara, 1 orang meninggal dan 1 rumah roboh.

6. Kecamatan Gekbrong, lebih dari 300 rumah di 8 desa rusak berat.

7. Kecamatan Agradinta, 23 rumah di Desa Tanjung Sari rumah rusak
berat.

8. Kecamatan Haurwangi, 26 rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang,
dan 32 rumah rusak ringan.

9. Kecamatan Sukaluyu, 1 orang korban masuk ke sumur atas nama Ai
Wartini (35) dan saat ini dirujuk di RSHS.

10. Kecamatan Karang Tengah, 1 orang tertimpa genteng, di Desa
Sukaparis Kampung Paketeng.

11. Kecamatan Leles, jembatan gantung nyaris putus di Desa Karyamukti.

12. Kecamatan Naringgul, di Desa Bale Gede 20 rumah roboh dan 18 rumah
rusak ringan.

13. Kecamatan Campaka, 20 rumah roboh, 1 masjid rusak berat dan 1
gedung SD rusak berat.

14. Kecamatan Cianjur, 1 rumah roboh.

Maharani Hardjoko, DRR Manager / Emergency Specialist, Save the
Children, Jl. Pejaten Barat No. 8 Jakarta Selatan 12550, Ph. +62 21
7883 5556 Fax. +62 21 7883 5665 Mobile +62 812 1036584,
mhardjoko@savechildren.org

Situ Gintung, a Week after Disaster

Hari ini  jumat 3 april 2009, seminggu setelah bencana situ gintung, beberapa teman blogger peduli yang dikoordinasi oleh bung edy caplang sebagai korlap blogger peduli untuk bencana situ gintung telah melakukan survey pada lokasi bencana.

(more…)

Data dan Kondisi Bencana Gempa Talaud, Sulawesi Utara

Hampir semua penduduk pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara saat ini masih mengungsi setelah tejadi gempa 7,4 SR semalam(12/2). Kepala Biro Pemberdayaan dan Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud, Dra. O Rompa menuturkan hal tersebut siang ini . Ia juga menuturkan kebutuhan yang dibutuhkan pengungsi saat ini adalah bahan makanan dan tenda. “Mungkin untuk hari ini cukup. Tapi kami butuh banyak bahan makanan. Sebab beberapa bulan ini, petani di Kepulauan Talaud gagal panen karena hujan,” ungkapnya. Padi, jagung dan singkong menurutnya sudah tidak bisa dipanen lagi.

Tenda komando menurutnya hanya tersedia 10 buah dan dipasang di Ibukota Kabupaten, Melonguane. “Kami juga sudah menggunakan tenda plastik, tapi tetap saja masih kekurangan,” ujarnya lagi. Rompa mengatakan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Talaud yang terdiri dari banyak pulau penyebabkan distribusi bantuan dan informasi kebutuhan korban belum merata. “Kondisi daerah kami yang dipisahkan laut, menyebabkan informasi kebutuhan juga belum semuanya,” papar dia. Saat ini menurutnya hampir semua penduduk pulau mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut terjadi tsunami. Menurutnya pihak provinsi Sulawesi Utara baru mengirim bantuan besok.

Kerusakan berat ditemui di beberapa pulau seperti Kabaruang, Kalibago, dan Karakelong. Retakan-retakan tanah selebar 3-4 centimeter banyaka ditemui di pulau-pulau ini baik di dalam atau luar rumah penduduk. Rumah yang rusak menurutnya juga cukup banyak. Jumlah sementara rumah rusak belum diketahui karena tim verivikasi masih dalam proses pencarian data. “Mungkin nanti sore baru ada laporannya,” katanya. Jumlah pasti korban yang luka dan ringan menurutnya juga belum diketahui. “Yang pasti untuk korban jiwa tidak ada,” jelasnya

Data sementara hasil pendataan dari 13 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Talaud dari sekretaris daerah Kepulauan Talaud, Ir. F. CH. Udang, MBA, MM. Bangunan, termasuk rumah penduduk, sekolah dan rumah ibadah, yang rusak berat 597 unit. Rusak sedang 326 unit dan yang mengalami keruskan ringan 297 unit. Total bangunan rusak 1220 unit. Kerugian ditaksir Rp. 10,9 milyar. Kabar terbaru sore ini (12/2) kerugiandiperkirakan sudah mencapai diatas Rp. 100 milyar.

Korban luka sebanyak 64 orang.

Setiap 5 sampai 20 menit masih terjadi gempa susulan. sebagian masyarakat mengungsi di tempat yang tinggi, sebagian lain mengungsi di depan rumah mereka masing-masing. Tempat pengungsian sudah disuplai dengan tenda, bantuan pengobatan, makanan dan minuman. (sumber : mediacenter)

Live Report Banjir Semarang

Karena baru kembali dari Yogyakarta dan tinggal disana selama 3 hari, saya tidak mengalami sendiri hujan besar yang melanda Semarang 2 hari-an ini. Kata tetangga kemarin hujan hampir tidak pernah berhenti selama 20 jam dan mengakibatkan banjir.

Ini beberapa laporan dari teman-temen Loenpia, yang tabah ya teman.

Wedhuz :
laporan mata…
semarang indah jam 10 malam jalannya sudah mulai tergenang
jam 12 saya ketiduran ketika hujannya deras sekali
jam 2.30 pagi saya nglilir dan ternyata air sudah sampai di depan pintu rumah
langsung copot2 peralatan elektronik termasuk komputer yang sedang online
jam 2.40 air masuk ke rumah dan terus naik sampai setengah betis
kungkum dari jam air masuk rumah sampai kemudian air mulai surut sekitar jam 8 pagi
langsung ngosek platar menghilangkan lumpur sampai jam 12 dan diteruskan nguras bak penampungan air
sekarang sudah surut dan jalan sudah kelihatan serta menyisakan lumpur coklat kali banjir kanal barat

poto2nya nanti saya upload kalo kabel usb dari kamera ke komputer sudah ketemu, soalnya entah kemana ketika copot2 komputer…

seumur2 saya tinggal di semarang, baru pertama kali ini rumah yang saya tempati kebajiran
jadi ini pengalaman banjir pertama saya

Okky :
Cerita dikit pengalaman tadi pagi dari Jl. Medoho & meluapnya sungai banjir kanal timur:
Setelah tinggal hampir 15 tahun di perumahan ini, baru kali ini kita disuguhi banjir yg sangat melimpah.
Hal ini diakibatkan sungai banjir kanal timur meluap.
Jam 3 pagi ketinggian air selutut org dewasa terjadi di perumahan sebelah,
tp di perumahanku masih semata kaki.
Jam 5 ketinggian air didepan rumahku selutut.
dan rmhku yg tinggi dibanding tetangga2 ternyata kemasukan air semata kaki.

Bantuan makanan baru kita terima jam 11 siang, saat air mulai menyusut.
Sekian laporan dari korban banjir..

*stress inget PC ku yg kerendam & charger laptopku basah*

Yogie :
TLOGOSARI banjir..
terutama bagi penghuni Blok C - F (omahku)
dimulai dari hujan di hari sabtu malam…
dan akhirnya pagi hari udah banjir antara 0.5 - 1 meter.

Sampe hari ini..
jalan depan rumahku masih banjir..
tapi untuk pintu masuk Tlogosari udah kering…

*sumber dari didut.net anggota loenpia.

Jakarta, Waspadai Badai Eddy

Sebagian wilayah Jakarta berpotensi terjadi banjir lagi pada akhir Januari atau awal Februari 2009, karena hujan lebih banyak turun di Jakarta. Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Darmaga Bogor, Endang Suprapti mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca sepekan ke depan akan turun hujan dengan intensitas lebih tinggi di bagian utara Jawa Barat, yakni di sekitar Jakarta.

“Perubahan pola hujan tersebut disebabkan oleh pusaran “Eddy” yakni pusaran angin di Kalimantan Barat dan tekanan udara rendah di Barat Daya Sumatera serta di Timur Laut Australia,” kata Endang.

Dijelaskannya, adanya pusaran “Eddy” dan tekanan udara rendah, mengakibatkan pola hujan yang sebelumnya turun di bagian Selatan Jawa Barat, yakni Bogor dan Bekasi, menjadi bergeser ke Utara di Jakarta.

Apalagi, curah hujan rata-rata bulanan di Bogor dan Jakarta pada Januari juga tinggi, yakni 420 milimeter per bulan. Akhir Januari hingga awal Februari merupakan puncak musim hujan, di sebagian lokasi di Jawa Barat, dari musim hujan yang terjadi sejak Oktober 2008 hingga Maret 2009.

*sumber : jurnal bogor via bakornas

Donasi Blogger Peduli dan Penjualan PIN Blogger Peduli

Saat ini Blogger Peduli telah membuka dompet blogger peduli sesama dimana nantinya dana donasi ini akan disalurkan pada lokasi bencana dan secara berkala report donasi akan di publish melalui blog Blogger Peduli. Berikut adalah no rekening Blogger Peduli :

BCA Cabang BTC Bandung
No. Rekening: 5140006515
Atas Nama: Andi Darmawan

Anda juga bisa berpatisipasi melalui komunitas-komunitas blogger terdekat anda untuk melakukan donasi ataupun mendukung kegiatan-kegiatan blogger peduli yang dilaksanakan oleh komunitas-komunitas blogger.

Jaringan Blogger Peduli saat ini juga melakukan penjualan PIN Blogger Peduli yang sebagian dari harga penjualannya akan disumbangkan pada korban bencana. Kegiatan Penjualan PIN Blogger Peduli ini digagas oleh komunitas blogger WongKito.

Pin Blogger Peduli

Penjualan PIN Blogger Peduli ini akan di koordinasi pemesanannya melalui komunitas blogger masing-masing. PIN Blogger Peduli dijual seharga Rp 5000,- dimana setiap Rp 2000,- nantinya akan disumbangkan untuk para korban bencana.

Data dan Peta Kerusakan Gempa Sorong-Manokwari

peta kerusakan gempa manokwari

File data dan peta selengkapnya bisa diunduh disini Data Gempa Manokwari.zip.

Kontak Penting di Manokwari dan Sorong

Manokwari

Kantor PMI Manokwari: 0986-211332
Kepala PMI, Jalil: 085254308735

Person in Charge Gempa Manokwari: Nolly 081218843611

Dinas kesehatan Manokwari, Jalan. Bhayangkari No. 1 Manokwari, telepon 0986-213191

Kantor Provinsi Papua Barat, Jalan. Siliwangi No.1, Manokwari, telepon: (0986) 215844, 215869

Sorong

Palang Merah Indonesia Sorong, Jalan Kesehatan No.3, Sorong, Papua, Phone: (0951) 327893, Fax: (0951) 327893. Contact Person, Robert, Sekretaris PMI Cabang Sorong, 0811 4850181.

Beberapa Catatan Hasil Pertemuan Pertama

Untuk pertama kalinya, beberapa blogger bertemu di warung angkringan Wetiga pada Senin, 5 Januari 2009, membahas lebih lanjut rencana membentuk Gerakan Blogger Peduli. Gerakan ini muncul setelah gempa bumi menggoyang Sorong dan Manokwari, Papua Barat, pada Ahad, 4 Januari 2009.

suasana pembentukan blogger peduli

Suasana kopdar perdana Blogger Peduli, diliput AN TV

Pertemuan diikuti oleh Aditya Sani, Amri, Adrianus, Bambang, Enda Nasution, Edy Caplang, Epat, GoenRock, Iqbal Gembul, Mbah Wicak, Ndoro Kakung, Suprie, dan Zamroni, juga Navyk dari AirPutih (ada yang terlewat?).

Pertemuan itu menghasilkan beberapa catatan penting yang menjadi cikal bakal Blogger Peduli, dan akan terus dikembangkan di masa depan, berdasarkan masukan, saran, dan kritik kawan-kawan blogger lain. (more…)