Kebutuhan Pengungsi #Merapi di Posko Pengungsian per Sabtu 6 November 2010

Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi. menyebabkan zona sepanjang kurang lebih 20 km dinyatakan tidak aman (Jumat, 5/11). Ini menyebabkan membludaknya jumlah pengungsi di sejumlah titik pengungsian baru. Karena itu, kebutuhan para pengungsi semakin meningkat. Sementara, distribusi bantuan pada masing-masing titik pengungsian masih sangat kurang dan belum terkordinir. Untuk memudahkan pendistribusian bantuan, berikut adalah daftar kebutuhan di sebagian posko pengungsian:

Posko UPN Condong Catur
Kebutuhan: pakaian dalam, selimut dan bedak bayi.
Contact Person: Ari (085292844428), Dila (085225585575).

Posko Stadion Maguwoharjo
Kebutuhan: ember, gayung, alat tulis, buku, pakaian dalam wanita, dot, dan pampers untuk lansia.
CP: Zaki (0818279297), Arief (085740633818)

Daerah Salam, Jembatan Krasak
Kebutuhan: masker, susu bayi, peralatan dapur,

Posko Kentungan
Kebutuhan: susu untuk bayi umur 1 bulan (1 orang) dan susu balita (55 orang).
CP: Yonif 403/Kentungan (081802652819)

Posko JEC
Butuh tenaga medis dan obat-obatan, alat-alat mandi, susu bayi, air minum dan kalau bisa alat pemanas air (dispenser).
CP: Agus (087838178565)

Posko UKDW
Butuh selimut dan alas tikar.
CP: Risang (085733084385), Seto (081215566772)

Untuk kebutuhan penting lainnya adalah nasi bungkus, untuk dibagikan ke beberapa titik pengungsian.

Diringkas dari Twitter Jalin Merapi oleh Ibnu Darmawan & Anindita Damayanti

Penulis: @nonadita berdasarkan info dari @nando_nurhadi & @jalinmerapi

Penggalangan Donasi oleh Komunitas Boyolali (Komboy)

Berikut adalah update mengenai pengumpulan donasi yang digalang oleh Komunitas Boyolali. Komunitas Boyolali (Komboy),  komunitas online warga Boyolali yang di rantau dan Boyolali), bersama rekan-rekan lainnya, berupaya memberikan kontribusi dalam meringankan penanganan pengungsi Merapi.

Beberapa aktivitas yang dilakukan:

  1. Update informasi keadaan pengungsi dan Merapi dilakukan melalui online dan kontak kepada beberapa rekan/ kenalan di lapangan.Untuk update informasi, bisa akses di:
  2. Pemberian bantuan Tim bantuan merapi berharap jika rekan-rekan sekalian berkeinginan membantu berupa pendanaan, bisa ditransfer ke salah satu rekening berikut. Mohon diberi akhiran angka “8″ pada nominal transfer, sebagai penanda bahwa transferan tersebut untuk penggalangan dana ini. Pembelanjaan menyesuaikan dengan data dari internet dan dari pendataan langsung ke petugas di lapangan.Bagi rekan-rekan yang hendak mengirimkan logistik, kebutuhan logistik bisa mengacu ke link data di atas. Namun demikian, kami percaya bahwa segala macam bentuk bantuan akan tetap dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Merapi.

    Pengiriman bisa dialamatkan ke sekretariat Komboy Boyolali, maupun ke alamat lainnya yang dirasa lebih memudahkan, untuk nantinya didistribusikan, terutama untuk pengungsi di Boyolali.

    • Komboy (Komunitas Boyolali)
      • Alamat: Ody Dasa Fitranto Perumahan Galaxy Permai F-01 Boyolali 57314
      • Rekening1: BCA Cab. Bogor 095 257 116 6 a.n. Parsum
      • Rekening2: Bank Syariah Mandiri 238 700 775 5 a.n. Ody Dasa Fitranto
      • CP:
        • Ody Dasa Fitranto (+628179225655)
        • Gunarto (+628157771919)
        • Zaenuri (+6281226034034, +622763338686)
    • Pemerintah Kabupaten boyolali
      • Alamat: Kantor Bupati boyolali Jl. Merbabu 84 Boyolali 57311
      • Rekening: Bank Jateng 3-026-12287-1 a.n. Bantuan Peduli Merapi
      • CP:
        • Mustaqim/ Rina W
    • Gerakan Pramuka Kwarcab XI.09 Boyolali
      • Alamat: Jl. Pandanaran 162 Boyolali
      • Rekening: BRI Cab. Boyolali 0173.01.025769.50.5 a.n. Djoko Wiedyanto
      • CP:
        • Djoko Wiedyanto - Sekretaris Kwarcab (+6281329068189)
        • Toto Subagyo - Sekretaris II Kwrcab (+628886758906, +62276324348)
        • Daniel MP - Staf Kwarcab (+622766033914)
        • Arif Mudatsir - DKC (+6285728027737)
        • Iis Haryati - DKC (+6285642456036)
    • Radio Bani Adam (RBA) Boyolali
      • Alamat: Jl. Boyolali-Ampel (batas kota, barat terminal Boyolali)
      • Rekening: Bank Syariah Mandiri 324 000 22 06 a.n. Radio Bani Adam Boyolali
      • CP:
        • Yana (+628562583190)
    • Mahasiswa KKN Unner se-Kab. Semarang
      • Alamat: Kampus Universitas Negeri Semarang Gedung H Lantai 2, Ruang PR 3
      • Rekening: BNI 0125266618 a.n. Heri Siswanto
      • CP:
        • Heri Siswanto (024 70045904)
    • Jaringan Informasi Lingkar Merapi (Jalin Merapi)
      • Alamat: Jl. KH Ali Maksum No 183 Pelemsewu Panggungharjo Sewon, Bantul 55188 Telp/Fax: +62 274 411 123
      • CP:
        • Mart Widarto 0817271803
      • Link:
        • Kontak Lainnya:
        • Koordinator Jalin Merapi
          • Sinam (08562537818)
        • Tim Siaga Jalin Merapi
          • Tlogolele, Selo: Sukarno (081804122218)
          • Jrakah, Selo: Jumadi (08170630375)
          • Klakah, Selo: Pomo (081915439447), Jumarno (087834123330)
        • Radio Komunitas Suara Merapi
          • Musuk: Boim (081227944912) Slam (085647116591)
        • Ngaglik, Jarakan, Selo: Miyati (0817264389)
        • Selo: Widodo (08562685065), Nugroho (08139243666), Habib (085736719336)
        • Cepogo, Selo: Sudadi (08562824770)
        • Musuk: naran (081548787300)

Terima kasih atas semua bantuannya.

.Ody Dasa Fitranto

::Koordinator Tim Bantuan Pengungsi Merapi - Komboy

CP Tim:

  • Ody Dasa Fitranto (+628179225655)
  • Gunarto (+628157771919)
  • Zaenuri (+6281226034034, +622763338686)
  • Agung Nugroho (+6285642339626)
  • Yeti (+6281310187999)

——-

Catatan:

Bantuan dapat dioptimalkan untuk:

  1. Sandang
    • Termasuk baju pantas pakai, pakaian dalam, pakaian bayi, selimut, masker, pelengkapan untuk mandi.
  2. Pangan
    • Termasuk makananan kecil, makan pagi-siang-malam (dapur umum, nasi bungkus), air minum (juga air bersih untuk MCK)
  3. Papan
    • Termasuk bangunan untuk penampungan, matras/ alas tidur, tenda terutama utk di posko non-bangunan di desa

Update

  • 05/11 09:30 Pengungsian di kecamatan2 atas sudah dibawa ke Boyolali Kota, menempati fasilitas2 umum, misalkan pendopo kabupaten, gedung-gedung pertemuan, masjid-masjid, GOR, sekolah2 (SMA1, SMA3). Bantuan dapat langsung dikirimkan ke lokasi.

Penulis: nonadita berdasarkan info dari Alit M Bramantya (Blogger Ngalam).

Mari Bantu #Mentawai!

Seperti diketahui Mentawai saat ini juga mengalami musibah. Kepulauan Mentawai telah diguncang gempa 7,2 SR dan tsunami dengan ketinggian gelombang 12 meter. Sayangnya bantuan dan berita mengenai Mentawai belum optimal karena lokasinya sulit dijangkau. Apalagi pada 7 November 2010, pemerintah akan menghentikan masa tanggap darurat.

Bila anda ingin memberikan bantuan, silakan salurkan ke beberapa pos berikut ini :
Kantor PB Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN):
Jalan Tebet Utara II Blok C No. 22 Tebet - Jakarta Selatan
Posko dari @SaveMentawai : Jalan Cipete 8 no. 97 Jakarta Selatan

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara merupakan organinasi yang melindungi hak warga adat dapat dibaca lebih lanjut di http://dte.gn.apc.org/AMAN/index.html.

Pos Langsat
Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela Kebayoran Baru
Jakarta 12130. Kontak http://pos.langsat.org.

Ada juga @SaveMentawai yaitu gerakan yang dipelopori oleh yayasan Green Music Festival yang dikomandani oleh Glenn Fredly.
Hingga saat ini beberapa akun twitter  yang bisa difollow untuk update soal Mentawai adalah:
@savementawai @infomentawai @infobencana @nivellism @hansdavidian dan @IndraJPiliang

Penulis: nonadita berdasarkan info dari Alderina (@savementawai).

Letusan Gunung Merapi : Situation Report #1

merapi

Situasi umum
Sampai tanggal 27 Oktober 2010 kemarin, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memberikan pernyataan bahwa status Gunung Merapi masih Awas dan masyarakat yang terkena dampak langsung diminta untuk tetap ditempat pengungsian.
Gunung Merapi yang terletak diwilayah Jawa Tengah meletus tanggal 26 Oktober 2010. Karakteristik letusan eksplosif (ledakan) dan bukan elusif (aliran), ditandai dengan dentuman dan dimuntahkannya hawa panas dengan suhu sekitar 500 derajat Celsius.
Letusan ini telah mengakibatkan 29 orang meninggal dan sejumlah kurang lebih 52,423 masyarakat mengungsi dari tempat tinggal mereka. Pengungsi berasal dari 4 kabupaten yang berada disekeliling Gunung Merapi yaitu; Magelang, Boyolali, Sleman dan Klaten.
Pengungsi terkonsentrasi kedalam beberapa posko penampungan yang tersebar di 4 kabupaten tersebut dan  kebutuhan yang paling mendesak menurut informasi berbagai sumber adalah air bersih dan toilet darurat.

Assessment
Jumlah pengungsi mencapai kurang lebih 52,423 orang, dan jumlah pengungsi paling banyak berasal dari Kabupaten Magelang. Berikut adalah rincian  jumlah pengungsi per kabupaten;

data_pengungsi_merapi

merapi_googlemaps

Korban yang meninggal mencapai 29 orang, beberapa orang yang meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta disebabkan kekurangan cairan (dehidrasi) dan luka bakar serius pada saluran pernafasan (sumber:  anggota Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Yogyakarta melalui www.tempointeraktif.com )

pakem_sleman_merapi

Kebutuhan pengungsi yang dilaporkan dari berbagai sumber sampai saat ini adalah air minum, air bersih untuk kebutuhan harian, toilet darurat, masker, perlengkapan kebersihan diri (sabun, handuk, sikat gigi, pasta gigi), makanan cepat saji, perlengkapan non pangan (selimut, alas tidur, ember), obat-obatan terutama untuk penyakit  sesak napas, batuk dan iritasi mata. (Sumber: Palang Merah Indonesia melalui www.depkominfo.go.id dan Satlak Penanggulangan PB Sleman melalui www.detiknews.com)

Need Assessment
Hari ini, tanggal 28 Oktober 2010, IBU Foundation akan mengirimkan tim assessment awal yang terdiri dari staf dan volunteer ke lokasi pengungsian yang berada disekeliling Gunung Merapi.  Tim ini tidak bertugas untuk melakukan pencarian atau penyelamatan korban, tetapi akan mengumpulkan data primer yang berkaitan dengan 4 kebutuhan dasar pengungsi (air bersih dan sanitasi; bantuan pangan; tempat hunian sementara dan non pangan; layanan kesehatan). Hasil data yang diperoleh akan digunakan sebagai referensi utama dalam menentukan bantuan apa yang paling dibutuhkan pengungsi dan mengisi kekurangan dari bantuan yang sudah ada baik dari pemerintah, perorangan maupun organisasi non-profit.
Laporan situasi selanjutnya akan diinformasikan sesegera mungkin setelah IBU Foundation mendapatkan data dari tim assessment awal.

Kontak Yayasan IBU
M. Fauzi, +62 813 75568777, mfauzi@ibufoundation.or.id
dr. Endri Budiwan, +62 812 21605523, endri.budiwan@ibufoundation.or.id
Dadan Mulyana, +62 813 97222375, dmulyana@ibufoundation.or.id

Sumber image :
1. foto.detik.com
2. maps.google.com
3. http://www.boston.com/bigpicture/2010/10/dual_disasters_in_indonesia.html#photo32

Posko Penyaluran Bantuan untuk Merapi

Untuk meringankan dampak akibat letusan merapi, sejumlah lembaga dan komunitas bersedia menyalurkan donasi dan sumbangan untuk para pengungsi, Berikut adalah posko penyaluran bantuan untuk pengungsi letusan Merapi.

  1. Donasikan sumbangan Paypal anda melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) http://act.or.id/paypal/. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation adalah sebuah lembaga kemanusiaan yang mengkhususkan diri pada penanganan bencana alam dan bencana kemanusiaan secara terpadu(Integrated Disaster Management), dari mulai emergency, rescue, medis, relief, hingga rekonstruksi dan recovery (pemulihan).
  2. Sumbangan makanan, pakaian, selimut & vitamin untuk pengungsi di kamp Hardjobinangun bisa disampaikan melalui Sri Subardjo dengan menghubungi 0815786 78067
  3. Informasi pengiriman donasi melalui Palang Merah Indonesia bisa diakses di http://www.pmi.or.id/ina/donation/. Hubungi 0856-888-6040 untuk mendapatkan kwitansi resmi dari PMI.
  4. Sumbangan uang, makanan, barang-barang dan obat-obatan bisa disampaikan melalui posko di Rumah Langsat Jl. Langsat 1 no 3A Kramat Pela, Kebayoran Baru.
  5. Donasi juga bisa disampaikan melalui Bantuan utk #Mentawai #Merapi bs dikirim k Posko Langsat atau rek BCA a.n. Didik Nugrahadi No. rek: 237-1252373. Donatur luar negeri bisa mencantumkan swift code CENAIDJA. Hubungi @didinu.
  6. Cahandong (komunitas blogger Yogyakarta) menyalurkan sumbangan secara bertahap & berkoordinasi dengan komunitas online lain di Jogja. Sumbangan melalui komunitas ini akan disalurkan langsung ke posko bencana. Info lebih lanjut bisa diakses di situs Cahandong Bantuan untuk Pengungsi Merapi.
  7. Daftar pihak-pihak yang tergabung dalam Jaringan Lintas Merami (@jalinmerapi) bisa diakses di Posterous Ndoro Kakung.

Info penyaluran sumbangan ini akan diperbarui secara berkala & kami mohon kesediaan anda untuk berbagi info yang lain. :)

Mentawai Situation Report #1

Earthquake and Tsunami Wave
Sipora Island, N. Pagai Island, S.Pagai Island – Mentawai Islands District
West Sumatra

mentawai1

General Situation

A Tsunami wave, triggered by an earthquake swept through the Mentawai Islands District in West sumatra late Monday. Tsunami warning has been issued due to the 7.7 on RS earthquake (USGS) at 9:42:22 PM GMT+7, but withdrawn approximately 3.5 hours after. It turn out a three-metre (10 foot) Tsunami has swept South Pagai and North Pagai Island 10 minutes after the earthquake without a warning. The information regarding the wave were known to public after 17 hours.

pagai1

The disaster, the biggest tidal wave since 2004 Indian Ocean tsunami killed at least 311 people with 410 still missing as of today, Oct 21, 18:10 PM.
kampung-bosuwa-desa-betumonga-sipora1

The IDPs don’t have any shelter and choose to stay in hills. Children and elderlies have to survive without shelter.

Rapid responses were difficult as it take at least 6 hours using boat from the capital at Sipora Island. And on the first day, the high tides and strong waves made the trip from Siporat to Pagai took 12 hours. Electricity was down, communication was shut off.

Emergency phase was stated by provincial authority on disaster management (BPBD) to last 14 days.

Assessment


IBU has sent a team to do rapid assessment from Pariaman and Padang site office today, ETA on Pagai is tomorrow at noon.

The only way to visit South and South Pagai is through the sea, which would take at least 6 hours from Tuapejut, the capital that located in Sipora Island.

The tsunami has caused at least 311 people died, 410 missing. 77 were heavily wounded and 25 moderately wounded. 426 houses were severely damaged or lost and 200 others were moderately damaged. The survivors run to the hills and staying there. Mostly without any shelter, several others were staying in houses of the hills. There are approximately more than 4000 IDPs. The victims are mostly residents from several villages in four districts on Pagai and Sipora Islands: North and South Pagai, Sikapap and South Sipora. Details on the IDPs is still needed to find out.

South Pagai and North Pagai Islands, home to 23,000 people, are separated by a small strait as wide as a river and are divided into three districts with 10 villages. Sipora Island, located next to Pagai Island, is home of 14,000 people in two districts and 14 villages.

A tourist boat carrying 11 foreign surfers — eight Australians, one French, Brazilian and Italian — who were earlier reported missing in the disaster, arrived safely in Sikapap. The disaster also caused damage to the Macaronis surfing resort on North Pagai Island.

Emergency responsefrom BPBD, PMI, and several others took off on Tuesday night, and arrived at Pagai at Wednesday noon. The logistic are 3 platoon tents, 400 blankets, sarong, instant noodle, bottled water, snacks, 3 tons of rice, bread, 25 generators, 15 cooking stove, cooking equipment, and 3000 deadbody bags. But the logistic was felt not enough. More logistic help was coming in the afternoon on the second boat, but the details are unknows at the time of the writing.

Communication by cellular phone is impossible. The only good-enough communication is by conventional radio.

Need Assessment

As majority of the houses of the survivors were severely damaged (lost), the priority dor the IDPs are water, food, shelter, cloth including blanket. Other needs are sanitation facility, hygiene kit, family kit, medicine, dead body bag.

IBU Foundation Contact Person

M. Fauzi, +62 813 75568777, mfauzi@ibufoundation.or.id

dr. Endri Budiwan, +62 812 21605523, endri.budiwan@ibufoundation.or.id

Dadan Mulyana, +62 813 97222375, dmulyana@ibufoundation.or.id

Update Info Kerusakan akibat Gempa dan Tsunami Mentawai

Mengutip dari twitter @AndiAriefNew (Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana), berikut data dari Posko BPBD (Update : 27 oktober 2010 Pukul 14:17 WIB) untuk kerusakan bencana gempa dan tsunami Mentawai :

Meninggal : 154 orang
Hilang : 400 orang
Luka Ringan : 25 orang
Luka berat : 15 orang
Kerusakan Bangunan : SD 3 buah; SMP 1 bh; rmh dinas 4 unit; rmh ibadah 5 bh; jembatan rusak berat 5 unit; rmh warga 291 rsk berat,190 rusak ringan.

Data ini masih bersifat sementara.

BNPB: Korban meninggal akibat gempa menjadi 69 orang

Sabtu, 05/09/2009
Hingga hari ini, Sabtu, 5 September 2009 pukul 18.00 WIB, Pusdalops BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 69 orang, dengan rincian: Kab. Cianjur (26), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (4), Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (15), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab. Ciamis (6). Di Kab. Cianjur, 34 orang masih dinyatakan hilang.

Sumber: BNPB via mediacenter

Gempa Tasikmalaya : Data Kerusakan Di Cianjur

Berikut adalah data-data 14 kecamatan di Cianjur yang mengalami
kerusakan akibat gempa, Rabu (2/9/2009):

1. Kecamatan Cibinong Desa Cingkakareng dengan total 15 orang
meninggal dunia, 3 luka berat dan 42 masih dalam pencarian. Sedangkan
11 rumah tertimbun, 10 rumah rusak ringan, 1 kampung terisolasi yaitu
Kampung Babakan Caringin RT 4 Rw 01. Saat ini di desa Cingkakareng ada
2.000 orang pengungsi yang ditampung di 7 titik. Sedangkan 4.787
pengungsi Desa Pamoyanan ditampung di 22 titik.

2. Kecamatan Cikadu, kantor kecamatan roboh.

3. Kecamatan Pagelaran, satu orang meninggal dunia dan 1 rumah roboh.

4. Kecamatan Sindangbarang, menara Masjid Agung Sindangbarang roboh
dan 5.000 orang dievakuasi ke Kecamatan Pasir Karet.

5. Kecamatan Sukanagara, 1 orang meninggal dan 1 rumah roboh.

6. Kecamatan Gekbrong, lebih dari 300 rumah di 8 desa rusak berat.

7. Kecamatan Agradinta, 23 rumah di Desa Tanjung Sari rumah rusak
berat.

8. Kecamatan Haurwangi, 26 rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang,
dan 32 rumah rusak ringan.

9. Kecamatan Sukaluyu, 1 orang korban masuk ke sumur atas nama Ai
Wartini (35) dan saat ini dirujuk di RSHS.

10. Kecamatan Karang Tengah, 1 orang tertimpa genteng, di Desa
Sukaparis Kampung Paketeng.

11. Kecamatan Leles, jembatan gantung nyaris putus di Desa Karyamukti.

12. Kecamatan Naringgul, di Desa Bale Gede 20 rumah roboh dan 18 rumah
rusak ringan.

13. Kecamatan Campaka, 20 rumah roboh, 1 masjid rusak berat dan 1
gedung SD rusak berat.

14. Kecamatan Cianjur, 1 rumah roboh.

Maharani Hardjoko, DRR Manager / Emergency Specialist, Save the
Children, Jl. Pejaten Barat No. 8 Jakarta Selatan 12550, Ph. +62 21
7883 5556 Fax. +62 21 7883 5665 Mobile +62 812 1036584,
mhardjoko@savechildren.org

Situ Gintung, a Week after Disaster

Hari ini  jumat 3 april 2009, seminggu setelah bencana situ gintung, beberapa teman blogger peduli yang dikoordinasi oleh bung edy caplang sebagai korlap blogger peduli untuk bencana situ gintung telah melakukan survey pada lokasi bencana.

(more…)