<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Peduli</title>
	<atom:link href="http://bloggerpeduli.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerpeduli.org</link>
	<description>jaringan blogger peduli sesama</description>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 12:20:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BNPB: Korban meninggal akibat gempa menjadi 69 orang</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/bnpb-korban-meninggal-akibat-gempa-menjadi-69-orang.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/bnpb-korban-meninggal-akibat-gempa-menjadi-69-orang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 12:20:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 05/09/2009
Hingga hari ini, Sabtu, 5 September 2009 pukul 18.00 WIB, Pusdalops BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 69 orang, dengan rincian: Kab. Cianjur (26), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (4), Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (15), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sabtu, 05/09/2009<br />
Hingga hari ini, Sabtu, 5 September 2009 pukul 18.00 WIB, Pusdalops BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 69 orang, dengan rincian: Kab. Cianjur (26), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (4), Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (15), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab. Ciamis (6). Di Kab. Cianjur, 34 orang masih dinyatakan hilang.</p>
<p>Sumber: BNPB via <a href="http://mediacenter.or.id/bencana-alam/tahun/2009/bulan/09/tanggal/05/2124/bnpb-korban-meninggal-akibat-gempa-menjadi-69-orang.html" target="_blank">mediacenter</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/bnpb-korban-meninggal-akibat-gempa-menjadi-69-orang.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gempa Tasikmalaya : Data Kerusakan Di Cianjur</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/gempa-tasikmalaya-data-kerusakan-di-cianjur.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/gempa-tasikmalaya-data-kerusakan-di-cianjur.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 10:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah data-data 14 kecamatan di Cianjur yang mengalami
kerusakan akibat gempa, Rabu (2/9/2009):
1. Kecamatan Cibinong Desa Cingkakareng dengan total 15 orang
meninggal dunia, 3 luka berat dan 42 masih dalam pencarian. Sedangkan
11 rumah tertimbun, 10 rumah rusak ringan, 1 kampung terisolasi yaitu
Kampung Babakan Caringin RT 4 Rw 01. Saat ini di desa Cingkakareng ada
2.000 orang pengungsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah data-data 14 kecamatan di Cianjur yang mengalami<br />
kerusakan akibat gempa, Rabu (2/9/2009):</p>
<p>1. Kecamatan Cibinong Desa Cingkakareng dengan total 15 orang<br />
meninggal dunia, 3 luka berat dan 42 masih dalam pencarian. Sedangkan<br />
11 rumah tertimbun, 10 rumah rusak ringan, 1 kampung terisolasi yaitu<br />
Kampung Babakan Caringin RT 4 Rw 01. Saat ini di desa Cingkakareng ada<br />
2.000 orang pengungsi yang ditampung di 7 titik. Sedangkan 4.787<br />
pengungsi Desa Pamoyanan ditampung di 22 titik.</p>
<p>2. Kecamatan Cikadu, kantor kecamatan roboh.</p>
<p>3. Kecamatan Pagelaran, satu orang meninggal dunia dan 1 rumah roboh.</p>
<p>4. Kecamatan Sindangbarang, menara Masjid Agung Sindangbarang roboh<br />
dan 5.000 orang dievakuasi ke Kecamatan Pasir Karet.</p>
<p>5. Kecamatan Sukanagara, 1 orang meninggal dan 1 rumah roboh.</p>
<p>6. Kecamatan Gekbrong, lebih dari 300 rumah di 8 desa rusak berat.</p>
<p>7. Kecamatan Agradinta, 23 rumah di Desa Tanjung Sari rumah rusak<br />
berat.</p>
<p>8. Kecamatan Haurwangi, 26 rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang,<br />
dan 32 rumah rusak ringan.</p>
<p>9. Kecamatan Sukaluyu, 1 orang korban masuk ke sumur atas nama Ai<br />
Wartini (35) dan saat ini dirujuk di RSHS.</p>
<p>10. Kecamatan Karang Tengah, 1 orang tertimpa genteng, di Desa<br />
Sukaparis Kampung Paketeng.</p>
<p>11. Kecamatan Leles, jembatan gantung nyaris putus di Desa Karyamukti.</p>
<p>12. Kecamatan Naringgul, di Desa Bale Gede 20 rumah roboh dan 18 rumah<br />
rusak ringan.</p>
<p>13. Kecamatan Campaka, 20 rumah roboh, 1 masjid rusak berat dan 1<br />
gedung SD rusak berat.</p>
<p>14. Kecamatan Cianjur, 1 rumah roboh.</p>
<p>Maharani Hardjoko, DRR Manager / Emergency Specialist, Save the<br />
Children,  Jl. Pejaten Barat No. 8 Jakarta Selatan 12550, Ph. +62 21<br />
7883 5556 Fax. +62 21 7883 5665 Mobile +62 812 1036584,<br />
mhardjoko@savechildren.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/gempa-tasikmalaya-data-kerusakan-di-cianjur.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seragam Sekolah Untuk Anak Situ Gintung</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/seragam-sekolah-untuk-anak-situ-gintung.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/seragam-sekolah-untuk-anak-situ-gintung.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 02:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berbagi]]></category>

		<category><![CDATA[seragam sekolah]]></category>

		<category><![CDATA[Situ Gintung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Bencana telah terjadi, korban berjatuhanpun tak dapat  di hindari. Mulai dari kerugian secara materil maupun  secara mental harus kehilangan orang-orang yang  dikasihi, kehilangan segala kenyamanan yang selama ini  terasa indah. Tawa dan canda yang biasa terdengar  berganti isak tangis dan jeritan tertahan karena harus  menghadapi bencana yang sangat tak terduga.


Siapa saja yang merasakan dampaknya?
Semua lapisan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Bencana telah terjadi, korban berjatuhanpun tak dapat  di hindari. Mulai dari kerugian secara materil maupun  secara mental harus kehilangan orang-orang yang  dikasihi, kehilangan segala kenyamanan yang selama ini  terasa indah. Tawa dan canda yang biasa terdengar  berganti isak tangis dan jeritan tertahan karena harus  menghadapi bencana yang sangat tak terduga.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Siapa saja yang merasakan dampaknya?</div>
<div>Semua lapisan usia dari orang tua, dewasa, remaja  sampai dengan anak-anak.</div>
<p></p>
<div></div>
<div></div>
<div>Dan yang paling riskan dengan dampak traumatis yang  mendalam adalah anak-anak dengan usia belia mereka yang  seharusnya hanya ada keceriaan tapi sudah harus  berjuang untuk tegar di tengah kepolosan mereka.</div>
<p></p>
<div></div>
<div></div>
<div>Pada saat bencana semua harta benda yang ada tersapu  habis oleh air situ yang jebol. Tak terkecuali seragam  sekolah, buku-buku pelajaran, peralatan sekolah lainnya  hilang dan rusak, tak akan pernah layak pakai lagi.</div>
<p></p>
<div></div>
<div></div>
<div>Melalui postingan ini kami ingin mengajak kawan- kawan,para online netters dan semua kalangan untuk  menyisihkan sedikit dari apa yang kita punya saat ini  untuk membantu  para adik-adik kita di Situ Gintung dengan memberikan &#8216;Seragam sekolah baru&#8217; bagi adik-adik usia sekolah yang tertimpah musibah ini agar mereka dapat kembali ke bersekolah lagi dan dapat tersenyum lagi serta sedikit melupakan musibah yang telah terjadi.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Beberapa data awal yang bisa dapatkan  oleh <a href="../" target="_blank">Blogger  Peduli</a> tentang anak-anak sekolah yang menjadi korban  bencana adalah sebagai berikut :</div>
<p></p>
<div></div>
<div>- murid TK: 10 anak</div>
<div>- murid SD: 71 anak</div>
<div>- murid SMP: 52 anak</div>
<div>- murid SMA: 29 anak</div>
<div>- mahasiswa: 9 orang</div>
<div></div>
<p></p>
<div></div>
<div>Info kisaran harga seragam sekolah *tentatif* (masih  survey pasar dan akan berubah jika telah mendapatkan  harga pastinya).</div>
<div></div>
<p></p>
<div>Seragam SD (Laki-laki) *Baju + celana* - Bahan Katun.</div>
<div>Kelas 1 s/d 2 SD : Rp. 19.000/pasang.</div>
<div>Kelas 3 s/d 4 SD : Rp. 20.000/pasang.</div>
<div>Kelas 5 s/d 6 SD : Rp. 21.000/pasang.</div>
<div></div>
<p></p>
<div>Seragam SD (Perempuan) *Baju + Rok*</div>
<div>Kelas 1 s/d 2 SD : Rp. 18.000/pasang.</div>
<div>Kelas 3 s/d 4 SD : Rp. 19.000/pasang.</div>
<div>Kelas 5 s/d 6 SD : Rp. 20.000/pasang.</div>
<div></div>
<p></p>
<div>Seragam SMP (Laki-laki - Perempuan) - Bahan katun.</div>
<div>Kelas 1 s/d 3 SMP : Rp. 29.000/pasang.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Seragam SMU (Laki -laki) *Baju + Celana panjang*- Bahan  Katun.</div>
<div>Kelas 1 s/d 3 SMU : Rp. 45.000/pasang.</div>
<div>Seragam SMU (Perempuan) *Baju + Rok* - Bahan katun.</div>
<div>Kelas 1 s/d 3 SMU : Rp. 30.000/pasang.</div>
<div></div>
<div></div>
<p></p>
<div>Jika kita membantu sedikit saja masih ada masa depan  yang lebih cerah untuk mereka.</div>
<div></div>
<div></div>
<p></p>
<div>Bantuan dana fresh bisa dikumpulkan oleh masing-masing  pihak yang ingin membantu dan jika telah terkumpul bisa  digabungkan melalui rekening ini :</div>
<p></p>
<div></div>
<div><span style="font-weight: bold;">Nomor Rekening Blogger Peduli</span></div>
<div><span style="font-weight: bold;">BCA Cabang BTC Bandung</span></div>
<div><span style="font-weight: bold;">No. Rekening: 5140006515</span></div>
<div><span style="font-weight: bold;">Atas Nama: Andi Darmawan</span></div>
<p></p>
<div></div>
<div>Dari hasil yang terkumpul akan langsung dibelikan  seragam sekolah sesuai dengan kebutuhan adik adik kita di Situ Gintung.</div>
<div>Jadwal penyerahan bantuan dan Pertanggungjawaban alokasi dana yang terkumpul akan  di pertanggungjawabkan melalui blog ini dan Blogger  peduli.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/seragam-sekolah-untuk-anak-situ-gintung.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Situ Gintung, a Week after Disaster</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/situ-gintung-a-week-after-disaster.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/situ-gintung-a-week-after-disaster.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 12:51:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berbagi]]></category>

		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<category><![CDATA[banjir]]></category>

		<category><![CDATA[Banten]]></category>

		<category><![CDATA[Bencana]]></category>

		<category><![CDATA[Situ Gintung]]></category>

		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Tsunami Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini  jumat 3 april 2009, seminggu setelah bencana situ gintung, beberapa teman blogger peduli yang dikoordinasi oleh bung edy caplang sebagai korlap blogger peduli untuk bencana situ gintung telah melakukan survey pada lokasi bencana.




Bantuan di beberapa posko seperti posko STIE Ahmad Dahlan dan posko FH UMJ begitu amat menumpuknya, juga di posko-posko lainnya. Semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini  jumat 3 april 2009, seminggu setelah bencana situ gintung, beberapa teman blogger peduli yang dikoordinasi oleh bung <a href="http://caplang.net" target="_blank">edy caplang</a> sebagai korlap blogger peduli untuk bencana situ gintung telah melakukan survey pada lokasi bencana.</p>
<p><span id="more-138"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-141" title="dsc01347" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01347.jpg" alt="dsc01347" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-151" title="dsc01340" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01340.jpg" alt="dsc01340" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-154" title="dsc01341" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01341.jpg" alt="dsc01341" width="400" height="300" /></p>
<p>Bantuan di beberapa posko seperti posko STIE Ahmad Dahlan dan posko FH UMJ begitu amat menumpuknya, juga di posko-posko lainnya. Semua bantuan sedang proses didistribusikan oleh mereka kepada korban bencana.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-142" title="dsc01337" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01337.jpg" alt="dsc01337" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-155" title="dsc01357" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01357.jpg" alt="dsc01357" width="400" height="533" /></p>
<p>Beberapa kebutuhan mendesak per hari ini juga terpampang pada papan pengumuman di masing-masing posko, tampak seperti bawah ini :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-143" title="dsc01350" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01350.jpg" alt="dsc01350" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-144" title="dsc01351" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01351.jpg" alt="dsc01351" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-145" title="dsc01352" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01352.jpg" alt="dsc01352" width="400" height="533" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-146" title="dsc01353" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01353.jpg" alt="dsc01353" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-147" title="dsc01354" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01354.jpg" alt="dsc01354" width="400" height="533" /></p>
<p>Dengan kondisi yang ada, maka kita blogger peduli ingin lebih memfokuskan bantuan untuk anak-anak sekolah yang menjadi korban bencana. Meskipun tetap juga kita tidak menutup untuk bantuan berbentuk lainnya. Beberapa data awal yang bisa kita dapatkan tentang anak-anak sekolah yang menjadi korban bencana adalah sebagai berikut :</p>
<p>- murid TK: 10 anak<br />
- murid SD: 71 anak<br />
- murid SMP: 52 anak<br />
- murid SMA: 29 anak<br />
- mahasiswa: 9 orang</p>
<p>Adapun pengiriman bantuan yangbeberapa hari ini telah terkumpul di posko blogger peduli yang berada di kantor dagdigdug, rencananya akan dikirim pada besok hari sabtu 4 april 2009 pukul 2 siang.</p>
<p>Berhubung lokasi bencana saat ini begitu sesak dan macet, maka dihimbaukan kepada semuanya agar berhenti menjadikan lokasi bencana sebagai wisata bencana. Diharapkan agar yang mengunjungi ke lokasi adalah pihak-pihak yang benar-benar berkepentingan untuk menyalurkan bantuan bencana.</p>
<p>Beberapa alamat penting di lokasi bencana :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-148" title="dsc01339" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01339.jpg" alt="dsc01339" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-149" title="dsc01338" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01338.jpg" alt="dsc01338" width="400" height="300" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-152" title="dsc01345" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01345.jpg" alt="dsc01345" width="400" height="533" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-153" title="dsc01360" src="http://bloggerpeduli.org/wp-content/uploads/2009/04/dsc01360.jpg" alt="dsc01360" width="400" height="300" /></p>
<p>Catatan :</p>
<p>Blogger Peduli bersama aksi-aksi blogger lainnya yaitu <a href="http://bloodforlife.wordpress.com" target="_blank">Blood For Life</a> dan <a href="http://coinachance.com" target="_blank">Coin A Change</a> menyepakati untuk memfokuskan bersama-sama bantuan bencana situ gintung kepada anak-anak sekolah yang menjadi korban bencana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/situ-gintung-a-week-after-disaster.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Data dan Kondisi Bencana Gempa Talaud, Sulawesi Utara</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/data-dan-kondisi-bencana-gempa-talaud-sulawesi-utara.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/data-dan-kondisi-bencana-gempa-talaud-sulawesi-utara.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 09:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Hampir semua penduduk pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara  saat ini masih mengungsi setelah tejadi gempa 7,4 SR semalam(12/2). Kepala Biro Pemberdayaan dan Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud, Dra. O Rompa menuturkan hal tersebut siang ini .  Ia juga menuturkan kebutuhan yang dibutuhkan pengungsi saat ini adalah bahan makanan dan tenda. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hampir semua penduduk pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara  saat ini masih mengungsi setelah tejadi gempa 7,4 SR semalam(12/2). Kepala Biro Pemberdayaan dan Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud, Dra. O Rompa menuturkan hal tersebut siang ini .  Ia juga menuturkan kebutuhan yang dibutuhkan pengungsi saat ini adalah bahan makanan dan tenda. “Mungkin untuk hari ini cukup. Tapi kami butuh banyak bahan makanan.  Sebab beberapa bulan ini, petani di Kepulauan Talaud gagal panen karena hujan,” ungkapnya. Padi, jagung dan singkong menurutnya sudah tidak bisa dipanen lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tenda komando menurutnya hanya tersedia 10 buah dan dipasang di Ibukota Kabupaten, Melonguane. “Kami juga sudah menggunakan tenda plastik, tapi tetap saja masih kekurangan,” ujarnya lagi. Rompa mengatakan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Talaud yang terdiri dari banyak pulau penyebabkan distribusi bantuan dan informasi kebutuhan korban belum merata. “Kondisi daerah kami yang dipisahkan laut, menyebabkan informasi kebutuhan juga belum semuanya,” papar dia. Saat ini menurutnya hampir semua penduduk pulau mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut terjadi tsunami.  Menurutnya pihak provinsi Sulawesi Utara baru mengirim bantuan besok.</p>
<p style="text-align: justify;">Kerusakan berat ditemui di beberapa pulau seperti Kabaruang, Kalibago, dan Karakelong.  Retakan-retakan tanah selebar 3-4 centimeter banyaka ditemui di pulau-pulau ini baik di dalam atau luar rumah penduduk.  Rumah yang rusak menurutnya juga cukup banyak. Jumlah sementara rumah rusak belum diketahui karena tim verivikasi masih dalam proses pencarian data.  “Mungkin nanti sore baru ada laporannya,” katanya.  Jumlah pasti korban yang luka dan ringan menurutnya juga belum diketahui. “Yang pasti untuk korban jiwa tidak ada,” jelasnya</p>
<p style="text-align: justify;">Data sementara hasil pendataan dari 13 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Talaud dari sekretaris daerah Kepulauan Talaud, Ir. F. CH. Udang, MBA,  MM. Bangunan, termasuk rumah penduduk, sekolah dan rumah ibadah, yang rusak berat 597 unit. Rusak sedang 326 unit dan yang mengalami keruskan ringan 297 unit.  Total bangunan rusak 1220 unit.  Kerugian ditaksir Rp. 10,9 milyar.  Kabar terbaru sore ini (12/2) kerugiandiperkirakan  sudah mencapai diatas Rp. 100 milyar.</p>
<p style="text-align: justify;">Korban luka sebanyak 64 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap 5 sampai 20 menit masih terjadi gempa susulan.  sebagian masyarakat mengungsi di tempat yang tinggi, sebagian lain mengungsi di depan rumah mereka masing-masing. Tempat pengungsian sudah disuplai dengan tenda, bantuan pengobatan, makanan dan minuman. (sumber : <a href="http://mediacenter.or.id" target="_blank">mediacenter</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/data-dan-kondisi-bencana-gempa-talaud-sulawesi-utara.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Satkorlak Semarang, 20.000 Rumah Warga Kota Semarang Terendam Banjir</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/satkorlak-semarang-20000-rumah-warga-kota-semarang-terendam-banjir.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/satkorlak-semarang-20000-rumah-warga-kota-semarang-terendam-banjir.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 01:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[banjir]]></category>

		<category><![CDATA[Bencana]]></category>

		<category><![CDATA[Report]]></category>

		<category><![CDATA[Satkorlak]]></category>

		<category><![CDATA[semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Semarang  - Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Kota Semarang melaporkan sekitar 20.000 rumah warga Kota Semarang terendam banjir hingga Senin (9/2).
Kepala Satkorlak PBA Kota Semarang Prasetijo, di Semarang, Senin, mengatakan banjir yang menggenangi Kota Semarang semakin meluas seiring dengan kondisi hujan yang terus mengguyur Kota Semarang.
Ia mengatakan, genangan air memang terus bertambah, misalnya di Wonosari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semarang  - Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Kota Semarang melaporkan sekitar 20.000 rumah warga Kota Semarang terendam banjir hingga Senin (9/2).</p>
<p>Kepala Satkorlak PBA Kota Semarang Prasetijo, di Semarang, Senin, mengatakan banjir yang menggenangi Kota Semarang semakin meluas seiring dengan kondisi hujan yang terus mengguyur Kota Semarang.</p>
<p>Ia mengatakan, genangan air memang terus bertambah, misalnya di Wonosari, Ngaliyan juga dilanda banjir karena kiriman air hujan dari daerah atas.</p>
<p>Curah hujan yang masih tinggi, katanya, menyebabkan genangan air masih melanda sebagian besar warga Kota Semarang. &#8220;Hujan terus saja turun, sehingga genangan makin tinggi,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menyebutkan, jika sebelumnya banjir melanda di sebanyak sembilan kecamatan, sekarang bertambah menjadi 10 kecamatan.</p>
<p>Berdasarkan pantuan, genangan air yang cukup parah antara lain terjadi di Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk. Di Jalan Padi Raya, aktivitas warga di daerah itu lumpuh total.</p>
<p>Ketua RW XI Kelurahan Gebangsari, Wiryono mengatakan hampir semua warga di wilayahnya tidak bisa beraktifitas seperti biasanya karena semua rumah terendam air. &#8220;Di sini ada sebanyak 140 kepala keluarga dan semuanya terendam air,&#8221; katanya.</p>
<p>Meskipun rumah warga terendam, sebagian besar warga memilih bertahan di rumahnya masing-masing. Banjir yang melanda wilayah ini karena luapan Sungai Tenggang.</p>
<p>Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip yang terjun langsung ke wilayah Gebangsari meminta maaf kepada masyarakat karena belum bisa mengatasi persoalan banjir.</p>
<p>Ia mengakui, untuk daerah Gebangsari, Muktiharjo Lor, dan Muktiharjo Kidul penyebab utama banjir adalah luapan Sungai Tenggang. Maka itu normalisasi Kali Tenggang akan menjadi prioritas dalam penanganan banjir di daerah tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada tiga sungai yang akan diperbaiki, yaitu Sungai Tenggang, Sungai Babon, dan Sungai Sringin,&#8221; katanya. Ketiga sungai itu yang selama ini menjadi penyebab banjir di Kecamatan Genuk, Pedurungan, Gayamsari, dan Semarang Timur.</p>
<p>Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Mahfudz Ali juga meninjau Muktiharjo Lor dan Muktiharjo Kidul yang banjirnya juga tergolong parah.</p>
<p>Begitu juga dengan dapur umum yang diharapkan didirikan di setiap tempat yang aman dari banjir. &#8220;Dirikan dapur umum, buat nasi bungkus dibagikan ke warga, ini nanti ditanggung pemkot,&#8221; katanya. (ANTARA News)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/satkorlak-semarang-20000-rumah-warga-kota-semarang-terendam-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Live Report Banjir Semarang</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/live-report-banjir-semarang.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/live-report-banjir-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 19:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Karena baru kembali dari Yogyakarta dan tinggal disana selama 3 hari, saya tidak mengalami sendiri hujan besar yang melanda Semarang 2 hari-an ini. Kata tetangga kemarin hujan hampir tidak pernah berhenti selama 20 jam dan mengakibatkan banjir.
Ini beberapa laporan dari teman-temen Loenpia, yang tabah ya teman.
Wedhuz :
 laporan mata…
semarang indah jam 10 malam jalannya sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Karena baru kembali dari Yogyakarta dan tinggal disana selama 3 hari, saya tidak mengalami sendiri hujan besar yang melanda Semarang 2 hari-an ini. Kata tetangga kemarin hujan hampir tidak pernah berhenti selama 20 jam dan <a href="http://bloggerpeduli.org/minggu-pagi-banjir-rendam-kota-semarang-bawah.html" target="_blank">mengakibatkan banjir</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini beberapa laporan dari teman-temen <a href="http://loenpia.net/" target="_blank">Loenpia</a>, yang tabah ya teman.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wedhouz.net/" target="_blank">Wedhuz</a> :<br />
<em> laporan mata…<br />
semarang indah jam 10 malam jalannya sudah mulai tergenang<br />
jam 12 saya ketiduran ketika hujannya deras sekali<br />
jam 2.30 pagi saya nglilir dan ternyata air sudah sampai di depan pintu rumah<br />
langsung copot2 peralatan elektronik termasuk komputer yang sedang online<br />
jam 2.40 air masuk ke rumah dan terus naik sampai setengah betis<br />
kungkum dari jam air masuk rumah sampai kemudian air mulai surut sekitar jam 8 pagi<br />
langsung ngosek platar menghilangkan lumpur sampai jam 12 dan diteruskan nguras bak penampungan air<br />
sekarang sudah surut dan jalan sudah kelihatan serta menyisakan lumpur coklat kali banjir kanal barat</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>poto2nya nanti saya upload kalo kabel usb dari kamera ke komputer sudah ketemu, soalnya entah kemana ketika copot2 komputer…</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>seumur2 saya tinggal di semarang, baru pertama kali ini rumah yang saya tempati kebajiran<br />
jadi ini pengalaman banjir pertama saya<br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://okkyokha.wordpress.com/" target="_blank">Okky</a> :<br />
<em> Cerita dikit pengalaman tadi pagi dari Jl. Medoho &amp; meluapnya sungai banjir kanal timur:<br />
Setelah tinggal hampir 15 tahun di perumahan ini, baru kali ini kita disuguhi banjir yg sangat melimpah.<br />
Hal ini diakibatkan sungai banjir kanal timur meluap.<br />
Jam 3 pagi ketinggian air selutut org dewasa terjadi di perumahan sebelah,<br />
tp di perumahanku masih semata kaki.<br />
Jam 5 ketinggian air didepan rumahku selutut.<br />
dan rmhku yg tinggi dibanding tetangga2 ternyata kemasukan air semata kaki.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Bantuan makanan baru kita terima jam 11 siang, saat air mulai menyusut.<br />
Sekian laporan dari korban banjir..</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>*stress inget PC ku yg kerendam &amp; charger laptopku basah*</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ple-q.com/" target="_blank">Yogie</a> :<br />
<em> TLOGOSARI banjir..<br />
terutama bagi penghuni Blok C - F (omahku)<br />
dimulai dari hujan di hari sabtu malam…<br />
dan akhirnya pagi hari udah banjir antara 0.5 - 1 meter.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sampe hari ini..<br />
jalan depan rumahku masih banjir..<br />
tapi untuk pintu masuk Tlogosari udah kering…</em></p>
<p style="text-align: justify;">*sumber dari <a href="http://blog.didut.net/2009/02/08/live-report-banjir-semarang/" target="_blank">didut.net</a> anggota <a href="http://loenpia.net" target="_blank">loenpia</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/live-report-banjir-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Minggu Pagi, Banjir Rendam Kota Semarang Bawah</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/minggu-pagi-banjir-rendam-kota-semarang-bawah.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/minggu-pagi-banjir-rendam-kota-semarang-bawah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 00:50:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[banjir]]></category>

		<category><![CDATA[Bencana]]></category>

		<category><![CDATA[nomor kontak darurat]]></category>

		<category><![CDATA[semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Banjir saat ini merendam sejumlah wilayah di Semarang, Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai satu meter. Minggu (8/2) pagi ini, Kepala Kantor SAR Nasional Semarang, Riyadi mengatakan, banjir terjadi hampir merata di wilayah Semarang.
Sejumlah wilayah yang terendam air dengan ketinggian mencapai 1-1,5 meter antara lain di Mangkang, Rambutan, Purinjasmoro, Jalan Supriadi,  Jalan Tunjung Biru, Karang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banjir saat ini merendam sejumlah wilayah di Semarang, Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai satu meter. Minggu (8/2) pagi ini, Kepala Kantor SAR Nasional Semarang, Riyadi mengatakan, banjir terjadi hampir merata di wilayah Semarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejumlah wilayah yang terendam air dengan ketinggian mencapai 1-1,5 meter antara lain di Mangkang, Rambutan, Purinjasmoro, Jalan Supriadi,  Jalan Tunjung Biru, Karang Ayu, dan Cemarang Bawah. Banjir paling parah terjadi di Mangkang dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Banjir hampir merata di Semarang. Di Tanah Mas, Karang Ayu, Cemarang Bawah, di kotanya, di Tambak Lorok, di Mangkang, Tawang semuanya kena banjir,&#8221; tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Warga Semarang yang membutuhkan bantuan SAR guna evakuasi akibat banjir dapat menghubungi Tim SAR dengan nomor telepon 024-7629192 atau langsung di nomor emergency 115 dari Semarang. (Regina Ratnasari - ELSHINTA)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Update:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/2/2009) pukul 08.00 WIB, air setinggi 10-15 cm menggenangi landasan pesawat. Akibatnya, seluruh penerbangan dari dan menuju Semarang dibatalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, di jalan masuk ke bandara air juga menggenang setinggi 50 cm. Kendaraan pun kesulitan untuk melewatinya.(Triono Wahyu Sudibyo - detikNews)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/minggu-pagi-banjir-rendam-kota-semarang-bawah.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sudah Sepekan Warga Tepian Bengawan Solo Terendam</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/sudah-sepekan-warga-tepian-bengawan-solo-terendam.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/sudah-sepekan-warga-tepian-bengawan-solo-terendam.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 19:36:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[banjir]]></category>

		<category><![CDATA[Bencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Nasib malang dirasakan warga yang tinggal di bantaran Bengawan Solo. Sudah sepekan ini warga di tepain sungai yang paling panjang di Jawa ini hidup dengan genangan banjir. Namun, banyak warga memilih bertahan di rumah.
Banjir akibat melubernya Bengawan Solo kian meluas. Di Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, air masih menggenangi permukiman di empat kampung. Sementara di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nasib malang dirasakan warga yang tinggal di bantaran Bengawan Solo. Sudah sepekan ini warga di tepain sungai yang paling panjang di Jawa ini hidup dengan genangan banjir. Namun, banyak warga memilih bertahan di rumah.</p>
<p>Banjir akibat melubernya Bengawan Solo kian meluas. Di Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, air masih menggenangi permukiman di empat kampung. Sementara di Pucangsawit, Solo, yang tersisa pascabanjir hanyalah rumah-rumah yang hancur. Sawah dan ladang berantakan tak berbentuk lagi.</p>
<p>Banjir juga kembali rendam tiga desa di Magetan, Jawa Timur. Sejumlah petugas turun tangan untuk menjemput warga yang sakit guna dibawa ke puskemas. Di Ngawi, rumah, kantor, dan sekolah masih banyak yang terendam. Namun begitu akademi keperawatan tetap menggelar ujian akhir semester.</p>
<p>Ratusan rumah di kawasan pantai utara Subang, Jawa Barat, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciasem setelah hujan deras mengguyur selama tiga hari. Buruknya sistem drainase dan hujan yang masih terus turun menyebabkan ketinggian air terus naik mencapai sekitar setengah meter.</p>
<p>Meluapnya sejumlah anak sungai di Banten juga membuat puluhan rumah di Ciruas dan Cipocok Jaya terendam banjir sekitar satu meter. Sejumlah sekolah diliburkan. Banjir karena saluran pembuangan air ke anak sungai tak berfungsi akibat pendangkalan. Sejauh ini warga bertahan di rumah.</p>
<p>Sejumlah daerah di luar Jawa juga terendam. Salah satunya di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Banjir duduga disebabkan luapan air galian perusahaan tambang batubara yang banyak di daerah tersebut. Warga meminta pemda diminta meninjau kembali izin kuasa pertambangan.</p>
<p>Sedikitnya 2.500 rumah di empat kecamatan di Sanggau, Kalimantan Barat, diterjang banjir akibat meluapnya sejumlah anak sungai setelah hujan deras mengguyur beberapa hari ini. Ketinggian air mencapai satu meter. Banjir kali ini merupakan yang terparah selama 10 tahun terakhir.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/sudah-sepekan-warga-tepian-bengawan-solo-terendam.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>9 Orang Tewas dalam Banjir 2 Hari</title>
		<link>http://bloggerpeduli.org/9-orang-tewas-dalam-banjir-2-hari.html</link>
		<comments>http://bloggerpeduli.org/9-orang-tewas-dalam-banjir-2-hari.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 12:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Peduli</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[banjir]]></category>

		<category><![CDATA[Bencana]]></category>

		<category><![CDATA[Korban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerpeduli.org/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[DetikNews - 9 Orang tewas akibat banjir disertai longsor di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Saat ini air sudah mulai surut dan situasi berangsur-angsur pulih kembali.
&#8220;Dampak banjir longsor minggu ini atau 2 hari, Jateng wafat 7 orang (1 Sragen dan 6 Karanganyar), Madiun (Jatim) 1 orang, Malino, (Sulsel) 1 orang,&#8221; ujar Kepala Pusat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="reporter"><strong></strong>DetikNews</span> - 9 Orang tewas akibat banjir disertai longsor di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Saat ini air sudah mulai surut dan situasi berangsur-angsur pulih kembali.</p>
<p>&#8220;Dampak banjir longsor minggu ini atau 2 hari, Jateng wafat 7 orang (1 Sragen dan 6 Karanganyar), Madiun (Jatim) 1 orang, Malino, (Sulsel) 1 orang,&#8221; ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (Depkes) Rustam Pakaya dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Minggu (1/2/2009).</p>
<p>Selain 9 orang tewas, menurut Rustam, 5 orang mengalami luka berat yaitu 1 orang di Jatim, 4 orang lainnya di Malino, Sulsel.</p>
<p>Saat ini lanjutnya, Depkes sudah mengirimkan bantuan ke daerah-daerah yang dilanda banjir, berupa makanan pengganti asi dan makanan siap saji.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerpeduli.org/9-orang-tewas-dalam-banjir-2-hari.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
