Gempa Susulan Masih Sering Melanda Manokwari
- 20 January 2009
Manokwari-AirPutih. Gempa 5,o SR yang melanda Manokwari sore tadi (20/1) getarannya terasa kencang. Orang-orang berlarian dari dalam rumah. Banyak dari mereka yang lari ke jalan dan halaman-halaman rumah. “Saya yang bersandar di tembok saja seperti terlempar,” ujar Sena, salah seorang warga di Wosi, Manokwari.
Solikhin Abdul, seorang aktivis di Manokwari, bercerita kondisi itu juga terjadi di pusat kota Manokwari, tepatnya di daerah Sanggeng. “Rata-rata mereka lari sampai halaman rumah,” kata dia.
Epicentrum gempa yang tak jauh dari Manokwari (85 KM) membuat getaransangat terasa. Sebab seringkali gempa dengan skala lebih besar namun pusat gempanya jauh tidak dirasakan penduduk Manokwari. Seperti gempa sebesar 5, 8SR yang terjadi Jumat pagi lalu (16/1), epicentrum-nya terletak 140 KM barat laut Manokwari, getarannya tidak terasa di Manokwari.
Kondisi berbeda terjadi di daerah-daerah yang dekat dengan puat gempa. Seorang anggota tim kemanusiaan jaringan LSM Papua yang ke Saukorem, Distrik Amberbaken bercerita gempa di sana biasanya diawali dengan gemuruh longsornya bukit-bukit, kemudian dilanjutkan dengan gempa besar. Selepas getaran besar, lalu diikuti getaran-getaran kecil.
*Sumber : mediacenter


semoga tak terjadi lagi.kepada pemerintah, engkau harus bergerak cepat untuk mengevakuasi korban