Letusan Gunung Merapi : Situation Report #1
- 29 October 2010

Situasi umum
Sampai tanggal 27 Oktober 2010 kemarin, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memberikan pernyataan bahwa status Gunung Merapi masih Awas dan masyarakat yang terkena dampak langsung diminta untuk tetap ditempat pengungsian.
Gunung Merapi yang terletak diwilayah Jawa Tengah meletus tanggal 26 Oktober 2010. Karakteristik letusan eksplosif (ledakan) dan bukan elusif (aliran), ditandai dengan dentuman dan dimuntahkannya hawa panas dengan suhu sekitar 500 derajat Celsius.
Letusan ini telah mengakibatkan 29 orang meninggal dan sejumlah kurang lebih 52,423 masyarakat mengungsi dari tempat tinggal mereka. Pengungsi berasal dari 4 kabupaten yang berada disekeliling Gunung Merapi yaitu; Magelang, Boyolali, Sleman dan Klaten.
Pengungsi terkonsentrasi kedalam beberapa posko penampungan yang tersebar di 4 kabupaten tersebut dan kebutuhan yang paling mendesak menurut informasi berbagai sumber adalah air bersih dan toilet darurat.
Assessment
Jumlah pengungsi mencapai kurang lebih 52,423 orang, dan jumlah pengungsi paling banyak berasal dari Kabupaten Magelang. Berikut adalah rincian jumlah pengungsi per kabupaten;


Korban yang meninggal mencapai 29 orang, beberapa orang yang meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta disebabkan kekurangan cairan (dehidrasi) dan luka bakar serius pada saluran pernafasan (sumber: anggota Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Yogyakarta melalui www.tempointeraktif.com )

Kebutuhan pengungsi yang dilaporkan dari berbagai sumber sampai saat ini adalah air minum, air bersih untuk kebutuhan harian, toilet darurat, masker, perlengkapan kebersihan diri (sabun, handuk, sikat gigi, pasta gigi), makanan cepat saji, perlengkapan non pangan (selimut, alas tidur, ember), obat-obatan terutama untuk penyakit sesak napas, batuk dan iritasi mata. (Sumber: Palang Merah Indonesia melalui www.depkominfo.go.id dan Satlak Penanggulangan PB Sleman melalui www.detiknews.com)
Need Assessment
Hari ini, tanggal 28 Oktober 2010, IBU Foundation akan mengirimkan tim assessment awal yang terdiri dari staf dan volunteer ke lokasi pengungsian yang berada disekeliling Gunung Merapi. Tim ini tidak bertugas untuk melakukan pencarian atau penyelamatan korban, tetapi akan mengumpulkan data primer yang berkaitan dengan 4 kebutuhan dasar pengungsi (air bersih dan sanitasi; bantuan pangan; tempat hunian sementara dan non pangan; layanan kesehatan). Hasil data yang diperoleh akan digunakan sebagai referensi utama dalam menentukan bantuan apa yang paling dibutuhkan pengungsi dan mengisi kekurangan dari bantuan yang sudah ada baik dari pemerintah, perorangan maupun organisasi non-profit.
Laporan situasi selanjutnya akan diinformasikan sesegera mungkin setelah IBU Foundation mendapatkan data dari tim assessment awal.
Kontak Yayasan IBU
M. Fauzi, +62 813 75568777, mfauzi@ibufoundation.or.id
dr. Endri Budiwan, +62 812 21605523, endri.budiwan@ibufoundation.or.id
Dadan Mulyana, +62 813 97222375, dmulyana@ibufoundation.or.id
Sumber image :
1. foto.detik.com
2. maps.google.com
3. http://www.boston.com/bigpicture/2010/10/dual_disasters_in_indonesia.html#photo32

Semoga mereka diberi ketabahan
mari saling membantu
HAN
http://mhprihantoro.blogdetik.com/green-apple-4sale/
buatlah orang tau dan sadar bagaimana untuk bisa bantu
http://mhprihantoro.blogdetik.com/green-apple-4sale/
sesama manusia memang wajib dan diharuskan saling membantu