Minggu Pagi, Banjir Rendam Kota Semarang Bawah
- 8 February 2009
Banjir saat ini merendam sejumlah wilayah di Semarang, Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai satu meter. Minggu (8/2) pagi ini, Kepala Kantor SAR Nasional Semarang, Riyadi mengatakan, banjir terjadi hampir merata di wilayah Semarang.
Sejumlah wilayah yang terendam air dengan ketinggian mencapai 1-1,5 meter antara lain di Mangkang, Rambutan, Purinjasmoro, Jalan Supriadi, Jalan Tunjung Biru, Karang Ayu, dan Cemarang Bawah. Banjir paling parah terjadi di Mangkang dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.
“Banjir hampir merata di Semarang. Di Tanah Mas, Karang Ayu, Cemarang Bawah, di kotanya, di Tambak Lorok, di Mangkang, Tawang semuanya kena banjir,” tambahnya.
Warga Semarang yang membutuhkan bantuan SAR guna evakuasi akibat banjir dapat menghubungi Tim SAR dengan nomor telepon 024-7629192 atau langsung di nomor emergency 115 dari Semarang. (Regina Ratnasari - ELSHINTA)
Update:
Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/2/2009) pukul 08.00 WIB, air setinggi 10-15 cm menggenangi landasan pesawat. Akibatnya, seluruh penerbangan dari dan menuju Semarang dibatalkan.
Selain itu, di jalan masuk ke bandara air juga menggenang setinggi 50 cm. Kendaraan pun kesulitan untuk melewatinya.(Triono Wahyu Sudibyo - detikNews)


kadang-kadang saya berpikir, apa iya penghuni di bagian tertentu Semarang direlokasi dan daerahnya dijadikan ground zero karena tak layak lagi ditempati.
[...] Karena baru kembali dari Yogyakarta dan tinggal disana selama 3 hari, saya tidak mengalami sendiri hujan besar yang melanda Semarang 2 hari-an ini. Kata tetangga kemarin hujan hampir tidak pernah berhenti selama 20 jam dan mengakibatkan banjir. [...]
Wah, saat itu aku juga kejebak banjir di Brangsong Kendal nih, malem hari mau balik ke kost, akhirnya harus muter kembali ke Weleri Kendal, lalu ke selatan arah Sukorejo, baru ke timur menuju Singorojo arah Boja/Semarang. Ternyata disitu juga sudah ada kemacetan kendaraan ke arah Jakarta. Nanti setelah jalan tol Semarang - Batang selesai mungkin agak berkurang korbannya yah. Lam kenyal aja deh.
di tempat kami yang tidak dibawah banget juga sempat banjir dan hampir saja air sungainya meluap
alhamdulillah.. saya mah engga’ kena bencana.. tapi harus lebih hati,,,
ini tanggungjawab siapa sehingga rakyat lagi-lagi jadi korban?