Manokwari Mulai Bergerak Kembali

Manokwari - Memasuki malam ke 3 pasca gempa, kehidupan di Kabupaten Manokwari berangsur-angsur normal. Toko kembali buka dan jalanan telah ramai dipenuhi kendaraan bermotor.

Hal tersebut nampak seperti sebuah pusat perbelanjaan di Kota Manokwari, Selasa (6/1/2009) malam, tampak dipenuhi pengunjung.

“Secara umum Manokwari sudah normal seperti sedia kala,” kata Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen A.Y. Nasution kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Jl Siliwangi, Manokwari.

Selain itu aktifitas warga di malam hari pun telah berjalan seperti biasa. Masyarakat yang menjual durian di sepanjang jalan telah kembali menjajakan dagangannya. Listrik-listrik di rumah-rumah warga telah kembali menyala.

“Tapi untuk beberapa bangunan vital yang runtuh seperti hotel masih kami jaga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Normalnya kembali denyut kehidupan Manokwari nampak dari mulai dibongkarnya beberapa tenda darurat warga. Seperti nampak di beberapa titik Jalan Yos Sudarso yang kemarin ditutup karena di pakai warga untuk mengungsi, kini telah kembali dibuka.

“Tadi kami sudah umumkan menggunakan pengeras suara jika tidak akan terjadi tsunami supaya warga kembali ke rumahnya dan meninggalkan tenda darurat di depan rumah,” pungkasnya.(asp/ndr)

*Andi Saputra - detikNews

Beberapa Catatan Hasil Pertemuan Pertama

Untuk pertama kalinya, beberapa blogger bertemu di warung angkringan Wetiga pada Senin, 5 Januari 2009, membahas lebih lanjut rencana membentuk Gerakan Blogger Peduli. Gerakan ini muncul setelah gempa bumi menggoyang Sorong dan Manokwari, Papua Barat, pada Ahad, 4 Januari 2009.

suasana pembentukan blogger peduli

Suasana kopdar perdana Blogger Peduli, diliput AN TV

Pertemuan diikuti oleh Aditya Sani, Amri, Adrianus, Bambang, Enda Nasution, Edy Caplang, Epat, GoenRock, Iqbal Gembul, Mbah Wicak, Ndoro Kakung, Suprie, dan Zamroni, juga Navyk dari AirPutih (ada yang terlewat?).

Pertemuan itu menghasilkan beberapa catatan penting yang menjadi cikal bakal Blogger Peduli, dan akan terus dikembangkan di masa depan, berdasarkan masukan, saran, dan kritik kawan-kawan blogger lain. (more…)